Ciri-ciri Timbulnya Penyakit Ginjal

Penderita sakit Ginjal, pada awalnya mungkin menganggap jika beberapa tanda-tanda yang menjadi ‘sinyal’ ginjal bermasalah diabaikan. Padahal, Ginjal termasuk salah satu organ tubuh kita yang berfungsi tidak kalah penting dengan organ lainnya. Ginjal, penting dalam mebantu menyaring kotoran dan racun yang berada di dalam tubuh melalui penyaringan darah. Saat racun dan kotoran tersebut diproses (disaring) di Ginjal, barulah kemudian akan dibuang bersamaan dengan urin saat kita berkemih.

Ciri-ciri Timbulnya Penyakit Ginjal

Ciri-ciri Timbulnya Penderita Ginjal yang paling mudah adalah penderita mulai merasakan mudah lelah, sesak napas, sulit fokus, hingga bengkak di bagian tertentu seperti di kaki dan bawah mata. Hal ini terjadi akibat penumpukan dari kotoran dan cairan berlebih di dalam tubuh. Saat Ginjal sudah tidak mampu membuang racun yang terbawa dari darah, akibatnya berdampak pada irama jantung yang tidak normal hingga kematian mendadak. Namun sayangnya, gejala awal dari penyakit Ginjal sering terabaikan padahal efek berbahaya dari penyakit ini tidak boleh dianggap sepele.

Pada tahapan sakit Ginjal akut, fungsi dari Ginjal perlahan akan mulai berkurang dan ini akan menjadi gangguan besar dalam rutinitas Anda. Karena jumlah Ginjal ada dua, jika salah satunya tidak berfungsi, tubuh akan menjadi timpang, namun tetap bisa hidup hanya dengan satu Ginjal dan mendapatkan donor Ginjal.

Baca juga :

Cara Mengatasi Batu Ginjal Secara Alami Tanpa Operasi

Batu ginjal dapat terjadi pada siapapun, dan pemicunya pun bisa berasal dari kebiasaan kecil yang tidak kita perhatikan, yaitu kurang asupan air minum.

Akibat dari kurang minum tersebut, membuat garam asam dan mineral bersatu kemudian membentuk batu. Nah, batu-batu ini kemudian mempengaruhi bagian-bagian berbeda dari sistem saluran kemih, mulai dari ginjal, hingga ke kandung kemih. Oleh karena itu, lebih tepat jika ini disebut sebagai batu saluran kemih.

Cara Mengatasi Batu Ginjal Secara Alami Tanpa Operasi

Walaupun seseorang memiliki batu ginjal, biasanya tidak terlalu diketahui dari gejala hingga batu-batuan tersebut bergerak di dalam ginjal ketempat yang lebih kecil (sempit) lalu kemudian terjadi iritasi. Malah terkadang, batu ginjal yang masuk kedalam ureter, memiliki tanda-tanda seperti rasa sakit saat baung air kecil, mengalami sakit di bagian punggung samping, sakit di bawah tulang rusuk, hingga air seni yang berwarna merah muda, kecoklatan hingga merah (berdarah).

Rasa sakit yang teramat parah biasanya datang dengan bergelombang. Saat mulai buang air kecil menjadi lebih sering, dan timbul gejala seperti mual, urin berbau busuk dan keruh, demam dan menggigil, serta buang air kecil dalam jumlah sedikit sewaktu-waktu. Jika sudah sampai seperti ini, tidak ada alasan untuk Anda tetap diam, dan segerakan melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui kondisi selengkapnya dan cara penanganannya.

Jika Anda kemudian dirujuk untuk melakukan operasi, demi menghilangkan batu-batuan tersebut, itu sepenuhnya pilihan Anda. Namun, kami disini memberikan tips alternatif dari Cara Mengatasi Batu Ginjal Secara Alami Tanpa Operasi. Berikut selengkapnya :

1. Perbanyak minum.

Seperti yang tadi dijelaskan diatas jika kurang asupan air minum, memicu batu-batu tersebut muncul. Untuk itu, sangat penting bagi Anda memenuhi kebutuhan asupan air minum, hingga 2,8 liter perhari untuk melihat hasilnya.

Untuk melihat kemajuannya, pastikan perhatikan bagaimana air seni berubah warna, apakah semakin jernih. Jika iya, berarti sudah bagus.

2. Dengan lemon.

Sembari meningkatkan intensitas minum air, Anda juga direkomendasikan dengan lemon untuk campuran memecah batu ginjal. Pada jus lemon, mengandung asam sitrat yang akan membantu memecah batu ginjal dan membuatnya lebih mudah keluar bersama urin. Rekomendasi konsumsi Jus lemon adalah 125 ml murni sehari.

3. Kurangi asupan Garam dan Protein.

Batasi asupan garam dan daging yang kaya protein, karena garam meningkatkan kalsium dalam urin, sedangkan protein meningkatkan oksalat. Kalsium dan asam urat dalam urin. Protein daging mengandung banyak sulfur yang membuat masalah lebih buruk.

4. Konsumsi serat makanan.

Sebaiknya sertakan sayuran segar serta biji-bijian pada menu makanan sehari-hari Anda penderita batu ginjal. Sebagian makanan kaya serat memiliki kandungan fitat yang mengurangi kristalisasi garam kalsium dan mencegah pembentukan batu ginjal. Tambahkan gandum, jagung, apel, berry, serta buah dan sayuran lainnya dalam makanan sehari-hari.

5. Tidak mengkonsusmi soft drink.

Ketika mengobati batu ginjal, Anda harus menghindari minuman ringan. Minuman berkafein juga membawa dampak buruk pada keadaan karena memiliki asam fosfat yang akan menambah pembentukan batu.

6. Olahraga.

Berolahraga diharuskan untuk penderita batu ginjal, hal ini dilakukan agar dapat membantu menjaga batu agar bergerak dan membuatnya lebih mudah untuk dibuang melalui air seni. Pastikan untuk tetap melakukan latihan ringan seperti berjalan untuk menghindari rasa sakit selama latihan. Ambil istirahat jika mulai mengalami sakit akibat batu bergerak di dalam saluran kemih.

Baca juga :

Makanan Yang Justru Memperparah Kondisi Batu Ginjal

Ginjal termasuk organ dengan peranan penting, salah satunya sebagai penyaring racun yang tidak sengaja masuk kedalam tubuh. Selain racun, beberapa zat berbahaya lainnya juga ditangani dengan baik, sehingga kondisi tubuh tetap stabil, dari racun-racun dan zat berbahaya.

Akan tetapi, jika terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung racun (berpengawet dan zat berbahaya lainnya) yang tidak ketahui akan membuat endapan-endapan pada ginal, dan lama kelamaan menjadi batu yang disebut batu ginjal. Namn sayangnya, tidak semua orang menyadari kondisi ini, dan justru karena ketidak-tahuan tersebut membuat pasien batu ginjal tidak menyadari dirinya sedang menderita penyakit batu ginjal hingga membuatnya semakin parah.

Makanan Yang Justru Memperparah Kondisi Batu Ginjal

Seperti yang dilansir dari Boldsky, berikut ini adalah contoh dari beberapa makanan yang dapat memperburuk penyakit batu ginjal. Diantaranya :

  • Bayam.

Berdasarkan data dari seorang ahli nutrisi dan diet di India, penderita batu ginjal sebaiknya menghindari untuk mengonsumsi Bayam. Jenis sayuran yang satu ini ternyata mengandung Oxalate yang bisa mengikat Kalsium dan membentuk kristal kalsium Oxalate atau batu ketika ginjal memproduksi urin.

  • Cokelat.

Siapa yang bisa menolak Cokelat? Makanan yang banyak digemari ini sayangnya harus dihindari oleh penderita batu ginjal, sebab Cokelat adalah pantangan terbesar dikarenakan Cokelat mengandung Oxalate yang bisa membuat keadaan ginjal semakin parah akibat batu ginjal.

  • Teh.

Sebagaimana kita tahu, jika Teh adalah salah satu minuman sehat yang kaya manfaat untuk kesehatan. Namun jika Anda menderita batu ginjal, sebaiknya hindari minum teh. Sebab, teh akan membuat batu ginjal semakin membesar dan menyebabkan berbagai macam komplikasi.

  • Makanan laut.

Orang yang memiliki batu ginjal sebaiknya lebih berhati-hati saat menyantap hidangan sea food / makanan laut. Beberapa makanan laut banyak mengandung zat bernama Purines. Purines dalam tubuh bereaksi meningkatkan produksi asam urat yang pada gilirannya memicu terbentuknya batu asam urat.

  • Tomat.

Selain Bayam, sayuran lainnya yang mengandung banyak Oxalate adalah Tomat. Tomat biasanya dikonsumsi secara langsung atau terkandung dalam masakan.

  • Makanan asin.

Mengonsumsi terlalu banyak saja sudah tak baik untuk kesehatan orang yang normal, apalagi pada orang-orang yang bermasalah dengan batu ginjal. Sangat penting untuk membatasi konsumsi garam dan makanan asin setiap harinya. Hal ini terkait garam mengandung sodium yang dapat menyebabkan terlalu banyaknya pengeluaran kalsium pada urine yang diolah oleh ginjal. Akibat kelebihan kalsium ini akan mengikat Oxalate yang ada dalam makanan untuk kemudian menyebabkan pembentukan batu ginja

Baca lainnya :

Benarkah Kurang Minum Air Memicu Sakit Ginjal?
Jus Wortel Untuk Bersihkan Racun Di Ginjal

Makanan Yang Justru Memperparah Kondisi Batu Ginjal |

Jus Wortel Untuk Bersihkan Racun Di Ginjal

Jika selama ini Anda mengetahui bahwa manfaat Wortel baik untuk kesehatan mata, lalu dikonsumsi dengan cara direbus, dibuat jus dll. Namun Anda pasti tidak menyangka jika dengan minum Jus Wortel, Anda juga secara praktis membersihkan racun-racun yang berada di dalam ginjal.

Jus Wortel Untuk Bersihkan Racun Di Ginjal

Seperti yang dilansir oleh BugatFit, Wortel termasuk tumbuhan Biennial, yang artinya hidup dalam siklus 12-24 bulan. Tumbuhan ini memiliki kandungan Karbohidrat yang banyak dan dapat dimakan dengan berbagai cara, mulai dari dimakan mentah, hingga dibuat jus.

Kandungan nutrisi dalam Wortel tidak hanya Vitamin A, tapi juga Vitamin B1, B2, B3, B6, B9, dan C, Kalsium, Zat besi, Magnesium, Fosfor, Kalium, hingga Sodium.

Informasi lain didapat dari laman Boldsky yang menyatakan jika Wortel termasuk sayuran yang bersifat penyembuhan tertentu. Maksudnya adalah, karena Wortel memiliki kandungan senyawa kimia organik yang bermanfaat untuk tubuh seperti beberapa kandungan zat yang disebutkan sebelumnya. Selain itu, dalam Wortel juga ditemukan kandungan fitonutrien tertentu yang dikenal sebagai lycopene, lutein, xantofil dan zeaxanthin, yang memiliki sifat penyembuhan.

Dalam Wortel juga ditemukan kandungan Mineral Natrium, Fosfor, Magnesium, Kalsium, Kalium dan Biotin. Senyawa Karoten yang hadir sebagai zat antioksidan juga ditemukan dialamnya. Maka dari itu, bisa dipastikan jika mengkonsumsi jus Wortel setiap hari, Anda akan terhindar dari berbagai ancaman penyakit berbahaya dari lingkungan sekitar.

Minum Jus Wortel bermanfaat untuk mengatasi racun pada ginjal? Alasannya tidak lain adalah dengan kandungan alami yang dimiliki Wortel, secara otomatis dapat membuang racun dan menjaga fungsi ginjal dengan tepat.

Semoga bermanfaat.

Posted by Obat Penyakit Ginjal Alami.

Benarkah Kurang Minum Air Memicu Sakit Ginjal?

Anda pasti pernah mendengar tentang ini, jika kita kurang minum air putih maka bisa menderita penyakit ginjal, benarkah demikian?

Menurut Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri), Dharmeizar, Sp.PD-KGH, penyakit ginjal kronik atau Chronic Kidney Disease (CKD) dapat terjadi karena banyaknya faktor. Diantaranya karena penyakit batu saluran kemih, Diabetes mellitus, tekanan darah tinggi atau Hipertensi, dan Glomerulonephritis atau peradangan di bagian ginjal yang berfungsi sebagai penyaring.

Selain penyakit, faktor gaya hidup juga tidak dapat dipungkiri menjadi salah satu penyebab dari fungsi ginjal terganggu. Saat ginjal rusak, bukan tidak mungkin nantinya akan mengalami gangguan komplikasi pada penyakit yang lebih berbahaya seperti Jantung, Stroke, juga gangguan pembuluh darah perifer.

Serupa dengan Kanker, penderita penyakit ginjal pada stadium awal juga tidak memiliki keluhan yang jelas. Namun saat sudah memasuki stadium 4 atau 5, barulah penderita akan merasakan adanya yang salah dalam tubuhnya. Penderita nantinya akan memperlihatkan gejala fisik seperti lemah dan lelah, mual, muntah-muntah, nafsu makan yang menurun drastis, tekanan darah tinggi meningkat, dan jarang buang air kecil. Ciri fisiknya adalah mengalami pembengkakan pada kelopak mata, tungkai, dan tangan.

Faktanya, jika sudah terkena penyakit ginjal kronik, berarti pasien sudah tidak dapat disembuhkan lagi. Untuk terus bertahan, penderita harus rutin mengkonsumsi obat dan menjalankan terapi. Namun biaya terapi untuk sakit ginjal kronik juga tidak bisa dibilang murah, pengobatannya saja bisa mencapai 50-150 juta pertahun. Belum lagi dengan biaya transplantasi ginjal yang bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Pentingnya mencukupi kebutuhan air minum.

Benarkah Kurang Minum Air Memicu Sakit Ginjal?

Dari sinilah, hal yang terlihat kecil tapi besar manfaatnya. Cara yang paling mudah dalam menjaga kesehatan ginjal adalah dengan rutin minum air putih sebanyak 2 liter atau 3 liter setiap hari. Jika asupan air tinggi, maka kekentalan darah seseorang akan menurun yang membantu kerja ginjal untuk menyaring racun dan zat sisa dalam darah, serta volume urine akan meningkat sehingga menurunkan risiko terkena penyakit batu saluran kemih.

Gaya hidup sehat juga harus diperhatikan karena berpengaruh banyak untuk menjaga ginjal tetap sehat. Kebiasaan sehat seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, menjaga berat badan, dan tidak merokok serta minum minuman beralkohol. Jangan lupa, minum air putih minimal delapan gelas sehari untuk kesehatan ginjal kita.

Posted by Obat Penyakit Ginjal Alami.