Obat-obatan Yang Ternyata Dapat Merusak Ginjal

Anda mungkin percaya bahwa sebagian obat yang diresepkan oleh dokter akan memiliki efek tertentu terhadap perubahan organ dalam termasuk ginjal. Ya, memang benar. Beberapa obat diketahui dapat memiliki efek samping berbahaya yang dapat memicu terjadinya gangguan ginjal.

Hal tersebut juga disampaikan oleh seorang pakar kimia Linda Fugate Ph.D dari Macromolecular Science and Engineering di Texas, Amerika. Nyatanya ada beberapa obat yang terdaftar bila dikonsumsi jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan ginjal seperti misalnya analgesik dan antibiotik.

Dan berikut ini adalah beberapa obat yang diperlukan untuk mendapat perhatian lebih dari dokter jika mengkonsumsinya, diantaranya :

Obat-obatan Yang Ternyata Dapat Merusak Ginjal

1. Antibiotik, termasuk ciprofloxacin, methicillin, vankomisin, sulfonamid.
2. Analgesik, termasuk acetominophen dan non-steroid anti-inflammatory (NSAID): aspirin, ibuprofen, naproxen, dan sejenisnya..
3. COX-2 inhibitor, termasuk celecoxib (nama merek Celebrex). Dua obat dalam kelas ini telah ditarik dari pasar karena toksisitas kardiovaskuler: rofecoxib (nama merek Vioxx), dan valdecoxib (nama merek Bextra). Obat ini adalah kelas khusus dari NSAID yang dikembangkan untuk lebih aman bagi lambung, tetapi memiliki risiko yang sama seperti NSAID lainnya untuk kerusakan ginjal.
4. Obat mulas kelas inhibitor, termasuk omeprazole (nama merek Prilosec), lansoprazole (nama merek Prevacid), pantoprazole (nama merek Protonix), rabeprazole (nama merek Rabecid, Aciphex), esomeprazole (nama merek Nexium, Esotrex).
5. Obat antivirus, termasuk asiklovir (nama merek Zovirax) digunakan untuk mengobati infeksi herpes, dan indinavir dan tenofovir, baik digunakan untuk mengobati HIV.
6. Obat tekanan darah tinggi, termasuk Captopril.
7. Obat Rheumatoid arthritis, termasuk Infliximab (nama merek Remicade); klorokuin dan hydroxychloroquine, yang digunakan untuk mengobati malaria dan lupus eritematosus sistemik serta rheumatoid arthritis.
8. Lithium, yang digunakan untuk mengobati gangguan bipolar.
9. Antikonvulsan, termasuk fenitoin (nama merek Dilantin) dan trimethadione (nama merek Tridione), digunakan untuk mengobati kejang dan kondisi lainnya.
10. Obat kemoterapi, termasuk interferon, pamidronat, cisplatin, carboplatin, cyclosporine, tacrolimus, kina, mitomycin C, bevacizumab; dan obat anti-tiroid, termasuk propylthiouracil, digunakan untuk mengobati tiroid yang terlalu aktif.

Baca juga : Bahaya Dari Mengkonsumsi Jeroan Untuk Ginjal

Demikian selengkapnya mengenai Obat-obatan Yang Ternyata Dapat Merusak Ginjal, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Salam!

Updated: — 7:21 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *