Mana Yang Lebih Baik Antara Cuci Darah Atau Transplantasi Ginjal

Penderita gagal ginjal biasanya dihadapkan pada pilihan pengobatan yaitu transplantasi ginjal (cangkok ginjal) atau cuci darah. Menurut Harun Rasyid Lubis yang seroang Dokter Spesialis Penyakit Dalam Divisi Nefrologi dan Hipertensi RSUP Adam Malik Medan seperti yang dikutip dari laman gayatempo, menuturkan bahwa keuntungan dari transplantasi ginjal yaitu dapat mempersingkat waktu penyembuhan sehingga pasien tidak perlu lagi melakukan cuci darah berulang kali dan menghabiskan biaya hingga ratusan juta rupiah. Dengan melakukan pengcangkokan ginjal ini, penyembuhan pasien akan lebih cepat dan tidak perlu sampai melakukan cuci darah.

Mana Yang Lebih Baik Antara Cuci Darah Atau Transplantasi Ginjal

Sedangkan pada cuci darah sendiri, biaya yang harus ditanggung pasien gagal ginjal untuk 1 kalinya bisa mencapai 1 juta rupiah. Dan ini wajib dilakukan satu kali dalam seminggu. Jika melakukan cuci darah dalam kurun waktu 1 tahun, bisa menghabiskan 100 juta.

Untuk saat ini tahun 2017 biaya operasi transplantasi ginjal ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Di awal implementasi jaminan kesehatan nasional pada 2014 silam, BPJS Kesehatan juga pernah menanggung transplantasi ginjal yang dilakukan salah satu RS Vertikal Kemenkes, yakni RS Hasan Sadikin Bandung. Baru tiga tahun kemudian, pada 2017, Kementerian Kesehatan mencatat RS Sanglah Denpasar di Bali dan RS Adam Malik Medan telah berhasil melakukan transplantasi ginjal. Keberhasilan dalam metode pengobatan, perkembangan ilmu kedokteran serta upaya penguatan jaminan kesehatan masyarakat mendorong agar RS Vertikal Kemenkes menjadikan cangkok ginjal sebagai layanan unggulan.

Pilihan terbaik memang adalah transplantasi ginjal (cangkok ginjal). Hal ini dilakukan demi mimeminimalisir metode pengobatan cuci darah yang berulang-ulang. Transplantasi ginjal memang memerlukan biaya dua kali lebih banyak dibandingkan dengan cuci darah. Namun, keunggulannya, pasien hanya perlu minum obat dan tidak tergantung dengan mesin cuci darah.

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *